Berikut Ini 2 Macam Tes Buta Warna Pada Pendaftaran Pramugari

Tes Buta Warna Pada Pendaftaran Pramugari

Tes Buta Warna Pada Pendaftaran Pramugari

TES BUTA WARNA PADA PENDAFTARAN PRAMUGARI

Tes Buta Warna Pada Pendaftaran Pramugari? Banyak orang yang ingin berprofesi sebagai pramugari. Selain dapat melaksanakan suatu pekerjaan yang bermanfaat, anda juga dapat berkeliling ke negara-negara tertentu dan mempelajari budaya asing dari negara yang bersangkutan.

Namun, sebagai seorang pramugari anda harus memiliki paras cantik dan juga postur tubuh yang ideal. Hal ini tentunya akan membuat seorang STAFF penerbangan lebih enak dipandang. Namun tidak hanya paras dan postur tubuh saja yang harus anda miliki sebagai bekal untuk menjadi seorang pramugari.

Mata Merupaka Salah Satu Syarat Kesehatan Menjadi Pramugari

Anda juga harus memilii anggota tubuh yang sehat dan juga terjaga termasuk mata. Mata merupakan salah satu aset penting yang harus dimiliki oleh seorang pramugari. Oleh karena itu dalam setiap pendaftaran pramugari, akan ada cek kesehatan dan juga fisik termasuk mata.

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menghindari adanya calon pramugari yang menderita buta warna. Tentu akan fatal akibatnya jika seorang calon STAFF penerbangan harus menderita kasus ini karena pada dasarnya pramugari turut menjaga keselamatan penumpang.

Nah, bagi anda yang merasa penasaran dengan tes buta warna pada pramugari yang sering diadakan, maka simaklah penjelasan berikut ini.

Tetap Simakkk Yaa…

Bagi seorang pramugari, memiliki sepasang mata yang sehat merupakan salah satu keharusan. Hal tersebut terjadi karena seorang pramugari tidak haya bertugas untuk melayani saja, tetapi juga ikut turut serta menjaga keselamatan penumpang.

Dalam sebuah pesawat telah disediakan beberapa tombol darurat dan juga tombol tertentu yang dibedakan melalui sebuah warna. Jika pramugari memiliki penyakit buta warna, maka akan dikhawatirkan mengancam keselamatan penumpang. Hal ini terjadi karena dalam keadaan darurat, pesawat memiliki tombol dengan warna tertentu.

Jika pramugari salah dalam menekan tombol darurat tersebut, maka keselamatan seluruh penumpang pesawat dapat terancam. Dengan demikian adanya tes buta warna ini sangat perlu untuk diadakan dalam pendaftaran-pendaftaran pramugari.

Faktor Ke 2 Yaitu Buta Warna

Buta warna memang menjadi salah satu penyakit yang terjadi karena beberapa faktor tertentu. Bisa jadi buat warna ini merupakan sebuah penyakit keturunan. Namun ada juga sebuah bahan kimia yang menjadi penyebab buta warna tersebut.

Jika terkena jenis penyakit mata ini, maka anda akan sangat kesulitan untuk membedakan warna-warna tertentu. Jadi jika anda mulai merasakan gejala tersebut, alangkah baiknya anda memeriksakan mata anda. Perlu diketahui bahwa terdapat beberapa jenis tes buta warna yang dapat anda coba untuk mengetahui kesehatan mata.

Berikut Ini Adalah Beberapa Jenis Tes Tersebut:

1. Tes Ishihara

Tes buta warna ini sering anda jumpai dalam setiap wawancara kerja ataupun tes kesehatan tertentu. Tes ini berupa sebuah angka samar yang terbentuk dari beberapa titik-titik warna.

Bagi anda yang memiliki buta warna, tentunya akan merasa kesulitan untuk membaca angka tersebut. Ada kelemahan dari tes jenis ini. Tes buta warna dengan jenis ini hanya dapat mengujikan dua warna saja yaitu merah dan juga hijau.

2. Tes Penyusunan

Jenis tes buta yang kedua merupakan jenis penyusunan warna. Peserta tes akan diminta untuk melihat sebuah gradasi warna yang disediakan. Kemudian berdasarkan gradasi warna tersebut, peserta diminta untuk menyusun suatu objek sesuai dengan uruta dari gradasi warna yang dilihatnya.

Itulah tadi beberapa informasi seputar tes buta warna yang harus dijalani oleh seorang calon pramugari. Hal ini dilakukan karena pekerjaan pramugari juga menyangkut dengn kehidupan dan keselamatan orang banyak. Maka dari itu bagi anda yang berminat untuk menjadi seorang pramugari, jagalah selalu kesehatan mata anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.